Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi Ramah Lingkungan

Pendahuluan

Fokustekno.com – Teknologi ramah lingkungan, yang juga disebut teknologi bersih, teknologi hijau, dan teknologi lingkungan, dapat membantu melindungi bumi dengan menggunakan lebih sedikit energi dan menghasilkan lebih sedikit limbah. Pencipta teknologi ini menggunakan penelitian terbaru di bidang kimia dan ilmu lingkungan untuk mengurangi dampak buruk terhadap bumi.

Pengertian

Google juga tertarik pada jenis energi terbarukan lain selain tenaga angin. Pada awal April 2011, perusahaan tersebut mengatakan akan menghabiskan $168 juta untuk pembangkit listrik skala utilitas di gurun California dan juga membeli 49 persen saham di peternakan fotovoltaik di Jerman. Investasi semacam ini dapat membantu raksasa teknologi ini menjalankan proses-prosesnya yang membutuhkan energi dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Saat ini, Google memiliki instalasi tenaga surya berkapasitas 1,6 megawatt di kantornya di Mountain View, California.

Dell membawa teknologi ramah lingkungan terbarunya lebih dekat ke rumah—ke rumah orang-orang yang membeli komputer dari perusahaan tersebut. Dell telah mengumumkan cara baru yang ramah lingkungan untuk mengemas produk mereka yang akan menggunakan jamur untuk melindunginya saat dikirim. Kemasan berbahan dasar jamur ditanam bukan dibuat. Membuat itu dengan menekan limbah pertanian seperti sekam kapas ke dalam cetakan dan kemudian menambahkan bibit jamur. Kemasan yang sudah jadi siap digunakan dalam lima hingga sepuluh hari. Dapat menggunakan jamur biodegradable untuk membuat kemasan, yang merupakan pilihan yang jauh lebih baik daripada plastik dan busa pada umumnya.

Inovasi teknologi ramah lingkungan ini dan lainnya akan terus memberikan dampak besar pada industri teknologi, terutama bila digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki banyak kekuasaan atas pelanggan.

Jenis-Jenis Teknologi Ramah Lingkungan

Beberapa jenis teknologi ramah lingkungan digunakan di berbagai bidang. Ini adalah beberapa di antaranya.

  • Produksi dan konservasi energi: Panel surya, turbin angin, pembangkit listrik tenaga air, sistem panas bumi, dan peralatan hemat energi seperti AC, mesin cuci, dan lemari es yang menggunakan lebih sedikit energi daripada model tradisional.
  • Transportasi: Kendaraan listrik dan hibrida, sistem berbagi sepeda, dan sarana transportasi umum ramah lingkungan, seperti bus dan kereta listrik.
  • Pengelolaan limbah: Fasilitas pengomposan, pabrik daur ulang, dan plastik biodegradable.
  • Konservasi dan pemurnian air: Sistem pemanenan air hujan dan teknologi desalinasi.
  • Pertanian: Pertanian berkelanjutan seperti irigasi tetes, pertanian organik, aeroponik, dan hidroponik.
  • Konstruksi dan perumahan: Atap hijau dan bahan bangunan lainnya serta desain tenaga surya pasif yang mengoptimalkan sinar matahari alami dan panas untuk efisiensi energi.
  • Elektronik: Jaringan pintar dan termostat pintar.
  • Barang konsumsi: Produk yang dapat digunakan kembali seperti popok kain dan botol air baja tahan karat, serta produk pembersih ramah lingkungan yang dibuat tanpa bahan kimia berbahaya.

Saat ini, ketika semua orang tahu banyak hal, juga membuat aplikasi ramah lingkungan. Aplikasi seluler ini membantu masyarakat mempelajari lebih lanjut tentang keberlanjutan dengan memberi tahu mereka cara mengurangi jejak karbon, menemukan tempat daur ulang, dan melacak berapa banyak air yang mereka gunakan.

Akan ada lebih banyak cara untuk memecahkan masalah lingkungan seiring dengan kemajuan teknologi.

Pentingnya Teknologi Ramah Lingkungan

Berikut adalah beberapa alasan penting mengapa teknologi ramah lingkungan penting di dunia saat ini.

  • Menghentikan perubahan iklim: teknologi ramah lingkungan dapat membantu mengurangi polusi karbon dan mengurangi dampak perubahan iklim.
  • Menghemat sumber daya: Alat-alat ini membantu memastikan bahwa generasi mendatang akan memiliki sumber daya yang cukup.
  • Perlindungan kesehatan masyarakat: Polusi dari teknologi lama dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, seperti penyakit paru-paru, kanker, dan masalah jantung. Dapat mengurangi risiko kesehatan ini pilihan yang ramah lingkungan.
  • Keberlanjutan ekonomi: Penggunaan dan investasi pada teknologi ini dapat membantu perekonomian mengurangi ketergantungan pada sumber daya yang tidak dapat tumbuh kembali. Hal ini juga dapat membantu menciptakan bisnis dan lapangan kerja baru.

Inovasi Ramah Lingkungan

Teknologi ramah lingkungan masih dalam tahap awal, namun sudah ada banyak perkembangan baru yang menarik di berbagai bidang seperti energi terbarukan, pemurnian air, pengelolaan limbah, dan bahkan barang sehari-hari seperti mobil dan elektronik. Ini bisa berupa sesuatu yang kecil seperti perangkat genggam atau sebesar cara baru untuk menghilangkan gas-gas pemanasan dari udara.

Hal-hal berikut sering kali menjadi bagian dari teknologi ramah lingkungan:

  • Konten yang dapat didaur ulang, dapat digunakan kembali, atau dapat terurai secara hayati
  • Bahan terbuat dari tumbuhan
  • Menyingkirkan bahan kimia yang mencemari
  • Mengurangi emisi gas rumah kaca
  • Kekuatan terbarukan
  • Menggunakan lebih sedikit energi
  • Memiliki banyak kegunaan
  • Membuat sesuatu dengan dampak yang kecil

Serangkaian aturan baru untuk stiker Energy Star akan membuat beberapa gadget menjadi lebih ramah lingkungan pada bulan September 2011. Untuk mendapatkan label tersebut, TV, cable box, dan satelit box harus 40% lebih hemat energi daripada model biasa, menurut AS. Badan Perlindungan Lingkungan (EPA).

Perusahaan yang Merangkul Teknologi Ramah Lingkungan

Perusahaan-perusahaan besar seperti Dell dan Google membuat kemajuan besar dalam teknologi ramah lingkungan dengan proyek-proyek seperti pembangkit listrik tenaga angin besar dan pengemasan nabati.

Google mengatakan akan mengucurkan dana sebesar $100 juta ke dalam proyek Shepherd’s Flat Wind di Oregon. Ketika proyek ini beroperasi penuh pada tahun 2012, proyek ini akan memberi daya listrik pada rata-rata 235.000 rumah. Perusahaan yang paham teknologi ini sangat tertarik dengan proyek ini karena ini adalah pertama kalinya turbin penggerak langsung GE digunakan.

Pasar Ramah Lingkungan Harus Menghadapi Beberapa Permasalahan

Ada banyak hal baik tentang teknologi ramah lingkungan, namun ada juga beberapa masalah yang timbul dalam penggunaannya. Berikut beberapa hal yang perlu kita bicarakan:

  • Biaya awal yang tinggi: Penggunaan teknologi ramah lingkungan sering kali memerlukan investasi awal yang besar. Misalnya, memasang panel surya, turbin angin, atau beralih ke kendaraan listrik bisa memakan biaya yang besar, meskipun hal tersebut menghemat uang pengguna dalam jangka panjang.
  • Keterbatasan teknologi: Beberapa teknologi ramah lingkungan masih dalam tahap pengembangan dan mungkin tidak seefisien atau dapat diandalkan dibandingkan teknologi konvensional. Misalnya, baterai untuk mobil listrik masih terus berkembang, faktor penyebabnya seringkali adalah tantangan terkait waktu pengisian daya, masa pakai, dan kepadatan energi.
  • Tantangan infrastruktur: Penerapan teknologi baru sering kali memerlukan perubahan infrastruktur. Misalnya saja, pemerintah harus mendirikan lebih banyak stasiun pengisian kendaraan listrik agar dapat meluncurkan kendaraan listrik secara efektif dan luas.
  • Resistensi terhadap perubahan: Masyarakat, industri, dan pemerintah dapat menolak perubahan, terutama jika perubahan tersebut memerlukan investasi awal yang besar, menimbulkan ketidaknyamanan, atau menantang praktik yang sudah ada.

Kesimpulan

Teknologi ramah lingkungan masih dalam tahap awal pengembangan, namun berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan. Ketika penggunaannya semakin meluas, hal ini akan membantu kita menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *